Stres Ditahan, Roro Fitria Kembali Ingin Gunakan Narkoba

JawaPos.com – Roro Fitria berharap bisa divonis ringan, yakni rehabilitasi. Sebab, Roro merasa stres ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Demikian diungkapkan kuasa hukum Roro, Asgar Sjarfi.

Akibat stres, lanjut Asgar, Roro Fitria selalu ingin kembali mengonsumsi obat terlarang. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berupaya mendapatkan hukuman yang ringan.

“Roro tetap stres rasa ingin memakai masih ada, makanya kita harus buktikan dulu di proses assesment,” ungkap Asgar saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan saksi meringankan dalaam sidang. Contohnya, dalam sidang yang digelar Kamis (13/9) ini, pihak Roro menghadirkan asistennya untuk membuktikan bahwa terdakwa adalah pengguna dan bukan pengedar.

“Dekat sekali sih karena kan syuting itu siang malem. Jadi, dia (assiten) mengikuti Roro 24 jam, dia bisa melihat apa yang Roro konsumsi. Jadi, sangat penting bagi dia untuk mengatakan bahwa memang bu Roro itu pengguna,” ungkap Asgar.

Sebagaimana diketahui, Roro Fitria didakwa berlapis, yakni dengan Pasal 112 ayat 1 atau Pasal 127 Ayat 1 huruf a atau Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Dalam dakwaan tersebut Roro dinyatakan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I.

Bahkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dalam dakwaannya mengungkapkan bahwa terdakwa Roro Fitria memesan sabu atas nama ibu kandungnya, Hj. Retno, dari YK dengan perantara seorang pria berinisial WH.

(agi/JPC)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.