Mudahnya Belajar Investasi P2P Lending Bersama Akseleran

Sukses dalam finansial merupakan tujuan semua orang demi mencapai kehidupan yang aman dan nyaman di hari tua. Untuk bisa sukses dalam finansial, kamu harus menyusun rencana keuangan yang matang terlebih dahulu. Salah satu bentuk perencanaan keuangan adalah belajar memulai investasi, salah satunya investasi di Peer-to-Peer (P2P) Lending.

Untuk memulai belajar investasi P2P lending kamu harus mengetahui beberapa fakta pentingnya:

  • Keuntungannya Jelas Sejak Awal

Investasi P2P lending ini adalah investasi dengan keuntungan yang pasti dan sudah jelas proyeksi keuntungannya sejak awal investasi. Investasi di P2P Lending juga tidak akan ada fluktuasi penurunan atau perubahan keuntungan seperti halnya investasi lainnya. Dengan minimnya fluktuasi dan juga potensi fixed income secara bulanan calon investor pun dapat merencanakan keuangannya dengan lebih baik.

  • Keuntungan Yang Menarik dengan Risiko Terukur

Biasanya seorang investor sudah mengetahui prinsip dasar dalam investasi yaitu high risk high gain, atau semakin tinggi risiko, semaking tinggi juga keuntungannya. Hal ini berlaku juga di investasi P2P Lending. Dengan imbal hasil investasi sekitar 11.75% – 30% per tahun, lebih besar daripada imbal hasil deposito, tentunya akan ada risiko yang menyertai. Risiko pada investasi P2P Lending seperti risiko gagal bayar tetap ada, untuk itu proses credit scoring merupakan hal yang penting pada saat seleksi peminjam. Di platform P2P Lending seperti Akseleran, investor dapat melihat credit rating peminjam, sebuah ukuran risiko dari peminjam, agar dapat memilih peluang investasi dengan tingkat risiko yang sesuai dengan preferensi. Informasi penting lain seperti highlight keuangan, jenis agunan, dan riwayat pinjaman pun dapat dilihat dengan mudah di Akseleran.

  • Investasi Dapat Dimulai dari Nominal Kecil

Dengan banyaknya layanan investasi P2P Lending di Indonesia membuat penawaran investasi semakin beragam. Untuk kamu yang ingin memulai investasi kamu dengan nominal yang tidak terlalu tinggi maka P2P Lending merupakan jenis investasi yang cocok untuk kamu. Jenis investasi ini menawarkan investasi awal yang tidak terlalu besar nominalnya, antara Rp. 100,000 sampai dengan Rp. 10,000,000. Di Akseleran sendiri, cukup dengan Rp. 100,000 saja sudah bisa belajar berinvestasi. Tujuan investasi dengan nominal yang kecil ini juga untuk mengajak lebih banyak lapisan masyarakat untuk berinvestasi.

Kenapa investasinya harus Peer-to-Peer (P2P) Lending? Karena investasi yang satu ini berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih baik daripada investasi lainnya, dapat memberikan cashflow bulanan, terjangkau, dan karena investasi ini jauh lebih mudah untuk dipahami dibanding investasi lain. Tetapi masalahnya investasi P2P Lending mana yang benar-benar dapat memberikan ini semua?

Kamu bisa mulai belajar investasi P2P lending di Akseleran, salah satu platform Peer-to-Peer (P2P) Lending terpercaya di Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di Akseleran, kamu akan mendapatkan imbal hasil 18-21% per tahun, dengan proses yang mudah dan sederhana, transaksi lebih aman dengan adanya agunan di 99% nilai portofolio pinjamannya, dan investasi pinjaman terjangkau mulai dari Rp.100,000. Untuk kamu yang baru belajar investasi, Akseleran adalah tempat terbaik untuk memulai.

Fitur Auto Investment dari Akseleran akan memberikan kemudahan dalam berinvestasi tanpa repot. Fitur simulasi juga akan mempermudah perencanaan investasi kamu. Selain itu  Akseleran sudah tersedia di Google Play Store untuk mempermudah investasi di mana saja, kapan saja. Yuk belajar investasi P2P Lending di Akseleran dan gunakan kode referral KONTAN100 saat mendaftar untuk mendapatkan saldo investasi gratis Rp. 100 ribu.

Untuk kamu yang tertarik mengenai investasi P2P Lending bisa langsung menghubungi Eben (+62811-9300443) atau untuk pinjaman dana usaha kamu bisa menghubungi Faizal (+62858-83821591) atau Christopher (+62818-767784) atau bisa via email team@akseleran.com.

Reporter: Sponsored
Editor: Fajar Pahlawan

Reporter: Sponsored
Editor: Fajar Pahlawan

ADS