Australia Pertimbangkan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

loading…

Australia membuka kemungkinan untuk memindahkah Kedubesnya di Tel Aviv ke Yerusalem. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian

CANBERRA – Australia membuka kemungkinan untuk memindahkan kedutaanya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Hal itu diungkapkan langsung oleh Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Morrison mengaku usulan tersebut datang dari mantan Duta Besar Australia untuk Israel, Dave Sharma. Meski begitu, Morrison mengatakan Australia tetap berkomitmen untuk mendukung solusi dua negara atas konflik Israel dengan Palestina.

“Ketika saran yang masuk akal dikemukakan secara konsisten dengan posisi kebijakan Anda dan dalam hal ini mengejar solusi dua negara, Australia harus berpikiran terbuka untuk ini dan saya berpikiran terbuka untuk ini dan pemerintah kita berpikiran terbuka untuk ini,” kata Morrison seperti dikutip dari AP, Selasa (16/10/2018).

Morrison juga mengumumkan bahwa Australia akan menentang resolusi PBB untuk mengakui Otoritas Palestina sebagai ketua Kelompok 77 negara berkembang dan akan meninjau perjanjian nuklir Iran yang berusia tiga tahun.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia baru-baru ini berbicara dengan Morrison dan menyambut perubahan kebijakan Australia.

“Morrison memberi tahu saya bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mengakui Yerusalem secara resmi sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kedutaan Australia ke Yerusalem. Saya sangat berterima kasih kepadanya untuk ini,” bunyi tweet Netanyahu.

“Kami akan terus memperkuat hubungan antara Israel dan Australia,” imbuhnya.

(ian)