Korut Kecam AS karena Dorong Sanksi ‘Jahat’

loading…

SEOUL – Media milik Korea Utara (Korut) mengecam Amerika Serikat (AS) atas upaya “jahat” mempertahankan sanksi terhadap Pyongyang. Media tersebut menuduh Presiden AS Donald Trump menghalangi kemajuan dalam hubungan antar Korea.

Dalam editorialnya, kantor berita resmi Korut KCNA, menyebut Washington sedang memainkan peran ganda dan hampir merusak peluang diplomatik langka di antara kedua negara.

“Kebijakan bermusuhan dan timbal balik tidak bisa berjalan bersama dan negosiasi tidak akan bergerak maju satu inci dengan hambatan yang disebut sanksi,” tulis KCNA.

“AS menanggapi niat baik dengan kejahatan,” tambahnya seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (16/10/2018).

Artikel itu diterbitkan hanya beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengunjungi Pyongyang. Pompeo mengatakan pembicaraan tentang denuklirisasi dengan pemimpin Korut telah berjalan produktif.

Setelah kunjungan Pompeo sebelumnya di bulan Juli, Korut mengeluarkan pernyataan resmi kementerian luar negeri yang mengutuk apa yang disebut sebagai tuntutan “sepihak” untuk perlucutan senjata. Korut menggambarkannya seperti gangster.

Namuan artikel terbaru ini melangkah lebih jauh, secara implisit mengkritik pemimpin AS – yang dikenal menganggap hubungan pribadi lebih penting.