Harga Emas Tertekan Usai Rilis Rapat The Fed

Liputan6.com, New York – Harga emas melemah didorong indeks dolar Amerika Serikat (AS) meningkat ke posisi tertinggi. Hal ini terjadi usai rilis hasil pertemuan kebijakan moneter bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) pada September.

Indeks dolar AS sentuh posisi tertinggi dengan naik 0,5 persen ke posisi 95,54. Kenaikan indeks dolar AS terjadi usai pertemuan kebijakan moneter the Fed. Mayoritas pejabat senior the Fed yakin suku bunga akan terus meningkat

“Hasil pertemuan kebijakan the Fed menekankan kenaikan suku bunga selanjutnya. Selain itu masih menunjukkan kekhawatiran inflasi, baik konsumen dan produsen pada 2019,” ujar Wakil Presiden Direktur GoldMining Inc, Jeff Wright, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis (18/10/2018).

Ia menuturkan, dampaknya terhadap emas sedikit negatif. Namun, tidak ada kejutan baik dan buruk yang memberikan kejelasan.

Dalam perdagangan elektronik, harga emas untuk pengiriman Desember melemah USD 3,6 atau 0,3 persen ke posisi USD 1.227,40 per ounce. Kontrak itu berakir pada Selasa ke posisi USD 1.231 yang merupakan posisi tertinggi sejak 31 Juli. Sepanjang Oktober, harga emas sudah naik hampir tiga persen.